← Kembali ke Blog

Apa Itu BIOS dan Apa Fungsinya pada Komputer?

BIOS UEFI Laptop

Jika Anda pernah membawa laptop Anda ke tempat servis NUN Print untuk diinstal ulang, Anda mungkin pernah melihat teknisi menekan tombol F2 secara cepat saat laptop baru menyala, lalu masuk ke sebuah layar berlatar biru atau hitam dengan menu yang rumit. Tampilan tersebut adalah menu BIOS.

Apa Itu BIOS?

BIOS (Basic Input/Output System) adalah perangkat lunak (firmware) pertama yang berjalan saat Anda menekan tombol Power pada laptop. BIOS tidak tersimpan di dalam Hard Disk, melainkan tertanam di dalam sebuah chip kecil pada motherboard laptop.

Tugas Utama BIOS: P.O.S.T.

Sebelum Windows bisa menyala, BIOS bertugas melakukan POST (Power-On Self Test). Ini adalah proses "absen" semua perangkat keras yang terpasang.

Dalam waktu kurang dari dua detik, BIOS akan mengecek:

Jika semua lulus absen, BIOS baru akan "membangunkan" Windows. Namun, jika BIOS mendeteksi RAM Anda longgar (misalnya setelah laptop terjatuh), proses booting akan dihentikan dan BIOS biasanya mengeluarkan bunyi beep peringatan.

💡 BIOS vs UEFI
Di laptop modern (keluaran setelah 2012), BIOS versi lama yang tampilannya kuno sudah digantikan oleh sistem baru bernama UEFI (Unified Extensible Firmware Interface). UEFI lebih canggih, mendukung mouse, tampilannya lebih modern, dan membuat laptop menyala jauh lebih cepat. Namun, kebanyakan orang dan teknisi masih menyebutnya dengan nama "BIOS" agar lebih mudah dipahami.

Kapan Anda Perlu Masuk ke BIOS?

Sebagai pengguna biasa, Anda hampir tidak pernah perlu masuk ke BIOS. Teknisi biasanya memasuki BIOS untuk beberapa keperluan, seperti:

⚠️ Peringatan:
Jangan sembarangan mengubah pengaturan di dalam menu BIOS jika Anda tidak memahaminya. Mengubah voltase atau menonaktifkan kontroler tertentu bisa membuat laptop gagal masuk ke Windows sama sekali, atau yang paling parah, merusak komponen motherboard.

📚 Referensi & Sumber

  1. Microsoft Support — BIOS/UEFI: Understanding the basics
  2. Intel — What is BIOS?